Polres Boyolali dukung Swasembada pangan 2026 lewat Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV 2025 di Desa Kopen


Boyolali – Polres Boyolali mendukung Swasembada pangan  tahun 2026 melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang digelar di lahan pertanian jagung Dukuh Karangasem, RT 02 RW 05, Desa Kopen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Kamis (8/1/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.15 WIB hingga 12.05 WIB dalam suasana aman dan kondusif.


Panen raya tersebut merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan yang dilaksanakan secara serentak dan terpusat melalui live streaming dari Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, yang dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Dr. Listyo Sigit Prabowo M.Si.


Kegiatan di Boyolali dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, di antaranya Bupati Boyolali yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Dandim 0724 Boyolali yang diwakili Danramil 04 Teras, Kapolres Boyolali yang diwakili Kabag Ren Polres Boyolali, para pejabat utama Polres Boyolali, unsur TNI-Polri, perangkat kecamatan dan desa, perwakilan Bulog, BPS, dinas terkait, penyuluh pertanian, serta kelompok tani Desa Kopen.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, sambutan dari Camat Teras, sambutan Kapolres Boyolali, pemberian bantuan pupuk dan bibit secara simbolis, panen jagung simbolis, foto bersama, serta dilanjutkan dengan zoom meeting panen raya jagung serentak nasional.


Dalam sambutannya,  Kapolres Boyolali melalui Kabag Ren Polres Boyolali, Kompol Joko Widodo, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari kedaulatan dan masa depan bangsa. Menurutnya, panen raya jagung ini bukan sekadar hasil pertanian, tetapi simbol kuatnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, petani, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani Desa Kopen atas semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja berkualitas dalam mengelola pertanian jagung. Polres Boyolali bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan terobosan nyata agar potensi pertanian di daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat.


Adapun lahan pertanian jagung seluas 0,5 hektare yang dikelola oleh Nur Sahid tersebut ditanami jagung hibrida jenis Raja R1 Nusantara dari PT Restu Agropro Jayamas, dengan estimasi hasil panen sekitar 2,5 ton. Hasil panen selanjutnya diserap oleh Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.


Selama kegiatan berlangsung, berjalan optimal sehingga seluruh rangkaian panen raya jagung serentak dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama